Aman ngeBlog _mestinya_ ngeBlog Aman *** Peace is Worth Everything We Pay.

Indowebmaker Web Design

Muncul Dalam Benakku Seketika

Announcement – 3:35 pm · 192 views · diperbarui: 23 Feb 2010

Catatan untuk dunia usaha:

  • Kalimat yang biasa menjadi tameng pengelabuan dan penipuan: * Syarat dan ketentuan berlaku
  • Kalimat kontrak atau Term of Services yang 100% tidak adil: … berhak mengubah isi perjanjian tanpa harus pemberitahuan terlebih dahulu kepada pelanggan.

Dampak Sistemik menjadi istilah yang trend pada penghujung 2009 dan tampaknya masih akan bertahan sepanjang 2010. Istilah lain yang juga cukup mendapatkan tempat adalah markus dan pemakzulan. Namun, korupsi masih menempati peringkat teratas dalam sepuluh tahun terakhir. Ini agak berbeda dengan koleganya: kolusi dan nepotisme, yang perlahan tapi pasti, posisinya mulai digantikan oleh suap. Baca selengkapnya »

Tags: , , , , , ,

Kendali Diri di Pertaruhan Semesta

11 March 2010 – 7:39 am · 36 views

Akhir-akhir ini aku sedang berjuang keras mengalahkan perasaanku. Misteri demi misteri silih datang dan tidak ada yang mampu terjawab kecuali satu bahwa aku harus menghentikannya sesegera mungkin agar tidak semakin bertumpuk, menjadi kekuatan dahsyat laksana altileri yang datang menyerang bertubi-tubi dari segala penjuru, lalu pada akhirnya lebih dahulu melumpuhkanku sebelum aku bisa berbuat sesuatu.

Kenapa harus mengalahkan perasaan sendiri? Bukankah energi yang dibutuhkan untuk itu tidak lebih kecil dibandingkan dengan energi untuk mengungkap misteri itu?

Baca selengkapnya »

Tags: , , , , , , , ,

Indosat Go Blog dan Dunia Internet Kita!

7 March 2010 – 8:26 am · 42 views

Pertanyaan mendasar yang ingin saya ajukan adalah apa kelebihan Indosat Goblog? Kenapa koneksi Indosat jalur normal lebih buruk daripada koneksi jalur belakang? Mana biaya yang lebih murah: Rp1000 per 1 MB atau Telkomflash paket Pay As You Go Rp300 per menit? Apakah sudah saatnya liberalisasi telekomunikasi agar Tifatul Sembir punya pekerjaan yang jelas dan tidak sibuk membuat aturan-aturan yang tidak berguna bagi rakyat banyak?

Baca selengkapnya »

Tags: , , , , ,

Bungaku Roboh

7 March 2010 – 12:21 am · 29 views

Hari ini rencana mengunjungi pameran komputer gagal. Pandanganku tertambat di antara kaca nako pada saat bercermin, bungaku telah roboh. Kapan? Aku tidak tahu. Tetapi, daun-daunnya masih hijau. Tidak ada tanda-tanda layu. Mungkin robohnya kemarin, beberapa hari sebelumnya, atau beberapa minggu yang lalu. Seluruh rasaku hilang. Apa yang aku rencanakan hari ini dengan mudah terlupakan. Baca selengkapnya »

Alamlah Sebenarnya yang Jahat!

28 February 2010 – 4:21 am · 58 views

Presiden itu baik. Orangnya ramah, tampan, dan berwibawa. Wakil Presiden juga baik. Sepanjang pengetahuan kami yang orang-orang kampung ini, para menteri juga baik. Para pejabat dan pegawai negri juga baik. Kami tahu orang-orang pasti akan berlomba untuk menjadi pejabat dan pegawai negri, karena pasti baik. Tidak mungkin orang berlomba untuk tidak baik. Mereka semua baik, dan juga benar.

Tidak mungkin rakyat memilih seseorang menjadi presiden kalau dia bukan orang baik. Kami tidak bisa membayangkan misalnya ada seorang preman pasar, badannya penuh tato, ada anting-anting di telinga atau hidungnya, gemar menegak minuman keras, lalu dipilih oleh rakyat jadi presiden atau wakil presiden, anggota dewan, atau dipilih menjadi pegawai negri. Itu rasanya tidak mungkin. Pada prinsipnya, pastilah mereka yang terpilih itu baik.

Kami pikir tidak cukup bijak untuk menuduh mereka, atau salah satu di antara mereka, hal yang bukan-bukan. Apa yang sedang menimpa kami tidak ada sangkut pautnya dengan kebijakan atau tindakan mereka yang tentu terhormat itu. Siapa bilang menteri kehutanan yang harus bertanggung jawab. Tidak penah menteri kehutanan, atau menteri lain, atau anggota dewan, atau pejabat, atau pegawai utusan datang ke sini untuk menyuruh membuat longsor, atau banjir, atau lumpur. Tidak. Itu pasti tidak benar. Kalau ada, itu gosip belaka.

Alamlah sebenarnya yang jahat. Alamlah yang busuk, tidak punya rasa perikemanusiaan. Alamlah yang kejam. Alamlah yang membuat kami terkejut, lalu menjerit, lalu menangis, lalu ia menebarkan bau busuk bangkai ke mana-mana, dan akhirnya membuat kami menderita. Alamlah yang sama sekali tidak punya belas kasihan. Alamlah yang tidak punya empati, tidak punya hati nurani, semaunya, berlaku kejam tanpa ampun. Sewenang-wenang.

Alamlah yang tidak pernah mau tahu siapa saja yang akan menjadi korbannya, tidak pernah bisa berhitung berapa rumah yang perlu ia luluh lantakkan, seberapa pedih jerit tangis yang akan ia dengarkan, berapa jumlah anak yang menjadi yatim dan piatu, istri kehilangan suami, dan kehilangan saudara. Tidak. Ia tidak butuh semua itu. Perangai alam memang bengis. Tidak ada baginya teori berhitung kerugian, tidak ada rumusan penderitaan, bahkan definisinya, bahkan maknanya, apalagi rasanya.

Baca selengkapnya »

Tags: , , , ,

Tujuh Kaidah Kebahagiaan

19 February 2010 – 12:15 am · 72 views

The seven rules of happiness. Anda ingin selalu bahagia? Ikutilah tujuh kaidah ini dengan baik dan praktikkan dalam kehidupanmu sehari-hari:

  1. Jangan pernah membenci siapapun meski ia berbuat salah terhadapmu.
  2. Jangan cemas dan khawatir terhadap apa pun.
  3. Hiduplah sederhana setinggi apa pun kedudukanmu dan kehormatanmu.
  4. Selalu harapkan baik meskipun sedang banyak bencana.
  5. Memberilah lebih banyak sekalipun kamu sendiri tidak mendapatkan.
  6. Teruslah tersenyum sekalipun hatimu meneteskan darah.
  7. Jangan putus doamu untuk teman, sanak saudara, handai taulan, dan masyarakat luas tanpa mereka harus mengetahuinya.

Tags:


Personal Blogs

cool hit counter

Free PageRank Checker