Aman ngeBlog _mestinya_ ngeBlog Aman *** Peace is Worth Everything We Pay.

“Ini momentum yang paling tepat untuk reformasi antikorupsi. Ini kita gerakkan kembali. Saya berbahagia dan bangga berperan LSM dan pers. Partai-partai kita itu enggak bekerja, kalian (LSM) yang bekerja. Parpol secara institusional gagal berperan sehingga digantikan civil society.
Adnan Buyung NasutionKompas, 4 November 2009

“Dengan kasus ini, saya harap akan membuka mata presiden bahwa bidang hukum harus ditangani tidak kurang dari ekonomi. Bangsa ini tidak hanya butuh perutnya, tapi juga rasa keadilan bagi masyarakat.”
Adnan Buyung Nasution — Detiknews.

“Situasi terkini jelas membuktikan bahwa ketika DPR “tertidur ” dan politisi ’mati suri’, maka “DPR jalanan” bergerak sekaligus menjadi alternatif perjuangan rakyat untuk meneriakkan aspirasinya, antara lain melalui dunia maya."
Abdillah Toha — Kompas.

Baca juga analisis dan fakta: Adnan Buyung Nasution “Tampar” SBY-Demokrat

Semalam Di USS Abraham Lincoln (bagian-1) 1.500 Misi Dilakukan Ke Desa-Desa

31 January 2005 – 1:19 pm

RABU (26/1), pukul 14:55 Wib, sebuah helikopter jenis SH-60 Seahawk milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) meninggalkan lapangan bola kaki Pangkalan Udara TNI AU Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM), Blang Bintang, Aceh Besar. Tujuannya kapal induk USS Abraham Lincoln.
[@more@]
Dalam heli itu terdapat 13 orang yang terdiri dari delapan jurnalis Indonesia termasuk, wartawan BPost Nurdin Hasan, seorang wartawan AS, satu diplomat Kedubes AS. Tiga lagi adalah pilot, copilot serta seorang awak helikopter. Butuh 15 menit dari Lanud SIM ke kapal induk negara adikuasa –yang berada sekitar 13 km dari lepas pantai perairan Aceh.

Setelah mengitari sesaat, helikopter Seahawk mendarat mulus di atas dek kapal. Di tempat itu, terdapat belasan jet tempur F/A-18 Hornet dan F/A-18E/F Super Hornet. Juga ada pesawat pengintai dan Seahawk. Puluhan pesawat yang sama juga terlihat dalam lambung kapal.

Di dek kapal juga terdapat ratusan jerigen yang dipenuhi air bersih yang siap dipasok buat para korban musibah gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh. Memang, kehadiran kapal itu di perairan Aceh bukan untuk berperang, tetapi membantu korban bencana.

Menurut keterangan perwira US Navy (Angkatan Laut AS) yang ditanyai BPost di sela-sela pemantauan USS Abraham Lincoln, jumlah pesawat tempur yang diangkut kapal induk berkekuatan tenaga nuklir mencapai 65 unit dan 12 helikopter. Sedangkan, awaknya sekitar 5.200 orang.

Turut memperkuat kekuatan USS Abraham Lincoln Carrier Strikes Group adalah dua kapal perusak, satu kapal penjelajah dan satu lagi kapal penyuplai. Tapi, tak terlihat kapal-kapal yang mengiringinya.

USS Abraham Lincoln, kata perwira yang menjadi pendamping rombongan jurnalis, memiliki 18 tingkat. Di lorong-lorong sempit bisa ditemui tangga-tangga besi yang kokoh. Setiap orang yang ditemui di lorong-lorong itu sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Tak terlihat di antara mereka yang duduk-duduk santai.

Begitu tiba, kami segera dibawa ke ruang pengotrol teratas. Menaiki tangga tak terasa lelah, karena ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan bagi kami –jurnalis Indonesia. Malahan, wartawan AS dan diplomat AS juga mengakui kunjungan itu kesempatan emas dan pertama buat mereka.

Dari ruang pengotrol ini bisa dilihat dek dan kesibukan di sana. Di sini, kami dipertemukan dengan kapten kapal yaitu Kapten Kendall L Card. Kemudian, Komandan USS Abraham Lincoln Carrier Strike Groups, Real Admiral (Marsekal Muda) Doug Crowder, menjumpai kami.

Keduanya mengaku senang dapat terlibat membantu para korban di Aceh meski mereka tidak mengharapkan bencana ini terjadi. Kapal induk AS mulai bersandar di perairan Aceh untuk membantu operasi kemanusiaan sejak 1 Januari silam. Kehadirannya hanya semata-mata membantu para korban bencana tsunami.

Saat bencana yang meluluhlantakkan sebagian besar daerah Aceh serta beberapa negara Asia, kapal USS Abraham Lincoln sedang bersandar di Hongkong. Waktu itu, mereka hanya tahu bahwa dampak bencana terjadi di Thailand dan Srilanka.

Mereka sama sekali tidak tahu bahwa dampak paling dahsyat diterjang bencana adalah sebagian besar wilayah Aceh. Pada 27 Desember malam, mereka diperintahkan untuk bergerak. Lalu tanggal 28 Desember pagi, USS Abraham Lincoln bergerak dengan kecepatan tertinggi.

17 helikopter Seahawk, 12 dari USS Abraham Lincoln dan lima lainnya dari kapal-kapal pengiring, segera diterjunkan ke Aceh. Helikopter-helikopter tempur itu memasok bantuan makanan, air bersih dan obat-obatan untuk korban bencana, khususnya di Aceh Barat dan Aceh Jaya.

Hingga memasuki hari ke-25, sudah 1.500 misi dilakukan ke desa-desa terpencil yang tak bisa dijangkau dengan transportasi darat, karena jalan-jalan di pantai Barat rusak parah diterjang tsunami. Sebanyak 2.500 juta ton lebih bantuan telah didistribusikan buat para korban di Aceh Barat dan Aceh Jaya.

Usai berbincang beberapa menit dengan Card dan Crowder, kami diajak bertemu paramedis USS Abraham Lincoln –yang terlibat dalam operasi kemanusiaan di Aceh. (bersambung)

Copyright © 2003 Banjarmasin Post

  1. 1 Trackback(s)

  2. Sep 27, 2008: PLTN di Indonesia SUDAH ADA (meng-ekstrak energi dari TIMAH. Jual aja LIMBAH PLTN, banyak yang mau kok) « Pltnforpeace’s Weblog

Post a Comment


To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

Here my code for Widget that taking main area. There are a two option toggle on or off this widget area on single and index page.

Personal Blogs

cool hit counter

Free PageRank Checker