Aman ngeBlog _mestinya_ ngeBlog Aman *** Peace is Worth Everything We Pay.

Indowebmaker Web Design

Negara Apa?

19 January 2007 – 5:06 pm

Jika Anda mempunyai kesempatan untuk tinggal di tempat lain, mungkin itu lebih baik daripada tinggal di negara ini. Negri ini hanya mempunyai perbedaan yang tipis dengan neraka. Para bandit dan bajingan, maling dan koruptur, penjarah dan perampok di sini sangat menikmati kehidupan mereka. Sedangkan orang-orang yang polos, jujur, dan baik, apalagi yang tidak berdaya, justru menderita lahir dan batin. Mungkin itulah bedanya.

Lihat saja, para anggota dewan kita yang (tidak pantas) terhormat itu lebih suka melancong kesana kemari daripada memikirkan negri ini. Tentu saja dengan pengecualian jika persoalan itu tidak berkaitan dengan perolehan suara kekuasaan mereka. Ke Belanda, Kanada, Australia, Mesir, Inggris, Dubai, Arab Saudi, Amerika, dan entah kemana lagi. Kilahnya untuk banding studi, untuk meningkatkat kerjasama, untuk ini dan itu. Nyatanya penduduk negri ini tidak kunjung mendapatkan apa-apa selain penderitaan dan penderitaan.

Lihat anggota dewan daerah kita pun tidak ingin kalah, bersaing menjarah. Kegirangan seperti apa yang mereka rasakan setelah keluarnya PP 37/2006 yang untuk membayar mereka saja bisa melebihi pendapatan asli suatu daerah. Berapa yang tersisa untuk pendidikan, untuk kesehatan, pertanian, kesejahteraan, dan belum lagi penanggulangan bencana. Uniknya, lebih tepat lagi adalah tragisnya, PP ini berlaku surut sejak Januari 2006. OMG! Betul-betul sebuah penjarahan yang dilegalkan!

Batin saya hanya bisa merintih dan berjanji untuk tidak ikut menyalatkan jenazah para anggota dewan ini jika mereka mati nanti, sampai ada perubahan yang berarti. Dan seandainya diizinkan, saya lebih memilih untuk menjadikan bangkai mereka menjadi mangsa anjing daripada menguburkannya. Tidak perduli siapapun mereka, selama telah masuk dalam sistem yang kurang ajar ini.

Kemarin, salah seorang anggota dewan Banjarmasin, Kal-Sel, mengatakan bahwa itu adalah keputusan pemerintah (eksekutif). Barangkali ada juga yang menuding saya tidak adil karena ini. Sekali lagi tidak perduli! Ini prinsip pribadi dan saya tidak mengajak siapa-siapa. Kalau ada yang meniru, sukur-sukur aja. Mereka yang duduk di eksekutif pun tentu saja akan masuk ke dalam catatan pribadi saya dengan keputusan-keputusan yang tidak senonoh itu. Dan prinsip pribadi saya akan berlaku sama.

Kembali ke laptop! Eh.. Sekali lagi, jika memang kamu mampu untuk tidak memilih negri ini sebagai tempat menetap, mungkin itu lebih baik. Negri ini sudah tidak begitu jauh bedanya dengan neraka.

(bersambung…)

Post a Comment


To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word


Personal Blogs

cool hit counter

Free PageRank Checker