Monday, 27 October 2008 | 1,041 views
Aku sungguh takjub dan heran terhadap mereka yang membaca al-Quran, sementara mereka tidak mengetahui tafsirnya (maksudnya), bagaimana mereka bisa merasakan kelezatan membacanya?!
Ibnu Jarir al-Thabari
Pada suatu hari di sebuah pengajian yang saya lupa tanggal persisnya, di masjid al-Fath, Khedr El-Tony, Mesir, Ustad Nurdin Marbu al-Banjari pernah mengisahkan tentang perkataan Ibnu Jarir al-Thabari. Seorang penafsir al-Qur’an terkenal dan menjadi rujukan utama para penafsir sesudahnya. Begitu takjubnya Ibnu Jarir terhadap bahasa al-Qur’an sampai-sampai dia pernah menyatakan, seandainya cukup usiaku, niscaya aku tuliskan tafsir al-Qur’an ini hingga seribu jilid.
Kemudian, di dalam pengantar penerbitan, sebagai orang yang melakukan tahqiq terhadap tafsir al-Thabari, Mahmud Muhammad Syakir juga mengisahkan bahwa Ibnu Jarir sudah terdorong untuk menafsirkan al-Qur’an sejak masih kecil. Lalu dia melakukan istikharah untuk memulai seraya memohon pertolongan kepada Allah; itu berlangsung tiga tahun hingga akhirnya Allah memberikan pertolongan kepadanya dalam karya ini.
Baca selengkapnya »
Tags: Ibnu Jarir
Posted in General | No Comments »