Aman ngeBlog _mestinya_ ngeBlog Aman *** Peace is Worth Everything We Pay.

Indowebmaker Web Design

Pemutakhiran WordPress Otomatis ke Versi 2.71

11 June 2009 – 4:52 pm

Hari ini usia saya bertambah lagi. Tidak ada hal istimewa. Biasa saja, sama dengan yang biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Hanya hari ini saya ingin merapikan isi-isi tulisan di web ini. Sudah sejak seminggu ini saya lakukan, tetapi tidak kunjung selesai juga. Untungnya hal-hal utama sudah dilakukan seperti pembaruan ke aplikasi WordPress terbaru dan pelengkapan plugin-plugin yang saya butuhkan. kenapa berjalan dengan lambat? Saya yakin Anda semua sudah tahu jawabannya. Apa sih yang bisa kita harapkan lebih jauh dengan koneksi GPRS, ala Indonesia pula. Jadi ya wajar kalau untuk menyelesaikan ini butuh waktu berminggu-minggu.

Agar lebih teratur, rencananya hari ini saya ingin mencatat beberapa hal yang harus saya lakukan ke depan, berkenaan dengan apa saja yang belum selesai, termasuk beberapa tema tulisan yang belum sempat saya publikasikan di sini. Nah, justru pada saat-saat penting ini, tiba-tiba web saya ini mengalami masalah. Jika Anda membukanya sekitar 2—3 jam yang lalu, ada pesan ‘error’ dengan kode 500. Ini kesalahan di server yang biasanya tidak bisa membaca ‘path’ aplikasi pembuka di server dan umumnya disebabkan oleh ‘file permission’ yang salah atau tidak tepat.Saya tidak tahu kenapa secara tiba-tiba file permission di server berubah tanpa saya melakukan utak-atik terhadap file maupun foldernya. Pemutakhiran ke WordPress versi terbaru sudah dilakukan sejak dua minggu yang lalu, bahkan lebih. Setelah itu, halaman web ini tidak ada masalah dan bisa dibuka dengan baik. Demikian juga dengan ‘admin area’. Hari ini, selain halaman depan tidak bisa dibuka, halaman admin juga demikian. Saya mengubah ‘file permission’ untuk halaman publik dan masalah pun selesai. Namun tidak demikian dengan halaman admin meskipun ‘file permission’ sudah saya ubah sebagaimana seharusnya.

Hmm.. apakah kira-kira ada penyebab lain? Atau karena saya menggunakan konfigurasi Squid yang ekstrem? Kemungkinan besar itu masalahnya. Sayang, koneksi yang lambat tidak memberikan keleluasaan untuk melakukan pengecekan dengan cepat. Setiap kali login, halaman admin selalu saja menampilkan ‘Not Found’. Duh..! Cara lainnya, saya hanya menggunakan aplikasi jelajah lain yang tidak menggunakan Squid, tetapi langsung menuju halaman web yang ingin dibuka. Ternyata, hasilnya sama. Jadi, bisa disimpulkan bahwa jika bukan karena ada ‘intruder’ yang masuk ke dalam server dan mengubah ‘file permission’, berarti memang pemutakhiran secara otomatis oleh WordPress yang melakukan perubahan ini.

Pemutakhiran otomatis ini sengaja dipilih sebagai jalan yang praktis untuk mengatasi koneksi internet yang lemot. Seandainya tidak lemot, tentu saja saya memilih cara manual, dan itu merupakan pilihan yang lebih baik. Semuanya bisa kita kontrol. Toh langkah-langkahnya juga jelas.
Namun, masih ada satu hal lagi. Hari ini saya juga melakukan instalasi WebDAV di server yang dibuatkan akses ke folder publik. Lalu, agar folder itu terkontrol, saya memasang kata kunci pada file .htaccess untuk folder tersebut. Mungkin juga di sini masalahnya. Ini kemungkinan yang kecil rasanya karena halaman-halaman secara parsial bisa dibuka, sementara proteksi folder dengan .htaccess akan menyebabkan keseluruhan tidak bisa dibuka kecuali kita sudah memberikan kata kuncinya.

Mau tidak mau, harus berkutat lagi dengan masalah. Beginilah pekerjaan orang utak-atik server web itu ya… Kecil kelihatannya, tapi rumit dan membuat pusing. Kita harus sabar melihat sumber masalah satu per satu. Mau apa lagi. Bagaimanapun harus diselesaikan. Yah! Gagal lagi ingin jalan ke Ciputat. Satu lagi ada masalah yang harus dibereskan. Entah kapan selesai. But, we must go on!

Post a Comment


To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word


Personal Blogs

cool hit counter

Free PageRank Checker