Aman ngeBlog _mestinya_ ngeBlog Aman *** Peace is Worth Everything We Pay.

Dapatkan Cash Back 10% Dari Biaya Pendaftaran Bagi Pendaftar Yang Mengajak Satu Orang Lainnya Sebagai Peserta. Berlaku Kelipatannya.

Pengetesan Tiga Bahasa

31 July 2009 – 2:11 pm · diperbarui: 12 Aug 2009

Hari ini saya mengetes penggunaan tiga bahasa di situs ini. Untuk itu, saya menggunakan ‘pengaya’ WordPress yang bernama ZdMutilang. Beberapa catatan kecil saya muat di sini terkait beberapa percobaan sebelumnya dan bagaimana hasil tes kali ini. Apa yang saya inginkan belum tercapai sepenuhnya meskipun sudah ada titik terang apa saja kendala yang harus dihadapi.

Sementara waktu, tiga bahasa ini masih menggunakan penerjemahan otomatis. Tampak hasilnya masih sangat amburadul. Subjek, Prediket, Objek, dan Keterangan masih terbolak-balik. Itu bisa kita maklumi. Bagaimanapun, itu pekerjaan yang sulit. Apalagi, dalam kamus saya, bahasa adalah jati diri manusia. Gaya bahasa otomatis mencerminkan struktur pikiran dan pola kita menangkap dan memahami sesuatu. Belum termasuk kesulitan yang muncul akibat penggunaan kiasan. Sebagai contoh, kata ‘menangkap’ pada paragraf ini bisa saja diterjemahkan oleh aplikasi terjemah otomatis sebagai menangkap pelaku kriminal atau menangkap binatang buruan. Siapa yang menentukan pilihan pada terjemah otomatis? Itulah kesulitannya.

Catatan: Apakah kata ‘pengaya’ juga tepat untuk terjemah kata plugin, dan penggunaannya jadi sama dengan add-on, atau ada perbedaan spesifik antara plugin dan add-on?

Berbeda dengan ‘pengaya-pengaya’ sebelumnya, ZdMutilang cukup bagus. Beberapa pengaya yang sudah pernah saya coba sebelumnya adalah WPML. Saya tidak jadi menggunakan WPML karena fitur terjemahnya ditautkan dengan servis yang berbayar untuk penerjemahan. Selain itu, saya bingung bagaimana kita menautkan suatu tulisan berbahasa pertama dengan tulisan yang sama berbahasa kedua.

Sementara itu, pada ZdMutilang, tersedia opsi yang lebih mudah dikostumasi. Kita masukkan bahasa utama yang kodenya bisa dilihat di sini. Lalu kita jadikan sebagai bahasa utama (default), baik dengan mengaktifkan permalink atau tidak. Kita masukkan lagi bahasa kedua dan bahasa ketiga.

Pada bagian konfigurasi, ada tab Post dan Pages yang berisi seluruh tulisan kita tersusun rapi dalam sebuah kolom. Kolom terakhir adalah bahasa dan keterangan apakah sudah dialihbahasakan atau belum. Klik pilihan bahasa dan kita akan dibawa ke kotak penyuntingan yang kurang lebih seperti kotak penyuntingan pada WordPress Dashboard. Juga ada pilihan Draft atau publikasi.

Selain tulisan pada bagian Posts dan Pages, disediakan juga bagian Links dan Category. Kita bisa terjemahkan secara manual bagian ini satu persatu. Misalnya, pada penggunaan bahasa utama, Links untuk situs-situs kawan berada dalam kategori Kawan. Kategori ini bisa kita terjemahkan menjadi Friends pada penggunaan Bahasa Inggris. Ketika situs kita yang berbahasa Inggris dibuka, otomatis nama Links tersebut menyesuaikan. Terjemahannya disesuaikan dengan bahasa yang sudah kita masukkan pada bagian Bahasa.

Pada banyak hal dan dengan ragam alasan, pengaya ini lebih saya sukai. Tampak sulit dengan serba manual, tetapi lebih terkontrol. Hingga saat ini, saya masih menggunakannya. Contoh hasil penggunaan pengaya ini bisa Anda lihat pada tulisan yang persis terletak sebelum tulisan ini. Kalau semua isi situs sudah total menggunakan tiga bahasa, ada opsi untuk mengajukan pilihan pada Widget, sementara contoh saya ini adalah penggunaan multibahasa per tulisan.

Pengaya lain adalah qtranslate dan juga pernah saya coba. Namun, saya merasa kesulitan dalam memasukkan kode bahasa. Kelebihan pengaya satu ini adalah sudah mendukung beberapa bahasa (built-in) untuk WordPress sehingga tidak susah-susah mencari dan memunggah berkas Gettext Databases/.mo lagi. Saya sendiri masih terkesan dan ingin mencobanya lagi. Dua pengaya sekaligus barangkali tidak masalah. Hanya nanti saya bedakan SEO Path-nya.

Tampaknya masih ada persoalan lain yang berkaitan dengan penggunaan multibahasa ini, yaitu jenis huruf. Persoalan encoding setidaknya sudah bisa diselesaikan dengan mengubah Charset dan Collation MySQL menjadi UTF-8, dan Unicode UTF-8 ini sudah merupakan default pada aplikasi WordPress.

Dari hasil tes ini, misalnya, tulisan berbahasa Arab masih amburadul yang tampaknya disebabkan oleh jenis huruf. Saya coba membandingkan. Saya membuka situs berbahasa Arab dengan Firefox yang sama, tulisannya tidak ada masalah. Hanya situs ini yang menampilkan huruf terputus-putus. Dugaan saya, hal ini disebabkan oleh jenis font yang tidak mendukung bahasa yang digunakan, yaitu konfigurasi CSS menggunakan font-family yang tidak mendukung bahasa Arab.

Artinya, harus ada kode khusus pada CSS yang otomatis digunakan ketika situs berubah bahasa. Barangkali persis seperti yang pernah saya gunakan dahulu dengan sebuah pengaya sederhana: InsertReplace. Namun, pengaya ini saya gunakan pada tulisan yang mengandung dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab. Fungsinya hanya mengubah kode tag ke style yang sudah dibuat mendukung Bahasa Arab.

Jika memang demikian persoalannya, tidak ada cara lain kecuali menyiapkan kode CSS untuk setiap bahasa, terutama yang karakternya berbeda seperti Bahasa Arab. Mungkin juga penyebabnya adalah selain itu. Situs ini belum didukung berkas-berkas bahasa: .MO atau .PO yang jika ada, encoding dan jenis huruf pada CSS utama akan berubah dengan sendirinya. Mau tidak mau, hanya mencoba dan mencoba lagi.

Harapan saya bagi Anda yang membaca tulisan ini dan punya pengalaman atau keahlian, sudilah memberikan masukan dan sarannya. Terima kasih.

Update:
Ternyata tulisan bahasa Arab dalam pengetesan ini sudah berhasil. Saya pikir, kemarin masih ada masalah yang berkaitan dengan encoding pada situs ini. Rupanya Firefox yang saya gunakan tidak bisa membaca dengan baik dan hurufnya menjadi terputus-putus. Setelah saya coba membukanya dengan Opera, ternyata tulisannya baik dan tidak ada masalah.

Maaf, bukan masalah Firefox, tetapi themes yang saya gunakan. Hari ini saya coba membuka tulisan yang berbahasa Arab, ternyata bisa. Namun, tetap terasa aneh dan masih ada masalah, kenapa Firefox saya tidak bisa membaca bahasa Arab dari situs lain seperti Facebook

Tags: , , , , , , , , , , ,

Post a Comment


To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word


Personal Blogs

cool hit counter

Free PageRank Checker