Aman ngeBlog _mestinya_ ngeBlog Aman *** Peace is Worth Everything We Pay.

Indowebmaker Web Design

Home Sweet Home: Betapa Gobloknya Kita Sebagai Bangsa

16 September 2009 – 9:37 pm

Ketika berkumpul bersama keluarga, tentu ada perasaan bahagia yang tidak tergantikan oleh apa pun. Begitu pula apa yang saya rasakan saat ini. Namun, dalam tulisan ini ada sesuatu yang lain ingin saya ceritakan. Saya tidak tahu kenapa setiap kali pulang kampung dan memasuki wilayah Muara Teweh, selalu saja ada perasaan betapa goblok dan bodohnya kita sebagai bangsa. Entah siapa yang goblok? Saya sendiri, oknum-oknum, atau mungkin kita semua.

Sepanjang perjalanan saya tidak bisa tidur, apalagi menjelang masuk wilayah Kabupaten Barito Utara. Jalan-jalan yang dilewati tidak mulus, penuh dengan batu-batu alam yang dihamburkan untuk menutupi tanah. Sisi kiri dan kanan jalan banyak rusak. Tidak sedikit pula lubang-lubang aspal yang dipotong persegi empat. Tampaknya ada rencana penambalan. Hebatnya, sisi-sisi jalan juga penuh dengan plang peringatan keluar masuk mobil proyek. Kebanyakan adalah angkutan batu bara. Hati saya sakit melihat kondisi yang begitu kontras ini. Isi alam negri ini diangkut di atas jalan-jalan yang dibiarkan rusak. Setiap orang yang lewat diharuskan berhati-hati dan mesti membaca peringatan demi peringatan: “2 km lagi keluar masuk truk batu bara”, “5 km lagi keluar masuk kendaraan proyek”, dst.

Kondisi inilah yang membuat saya mengilustrasikan negri ini sebagai restoran siap saji. Setiap orang yang ada di dalam restoran tidak boleh mengambil makanan sedikit pun. Jika berani, siap-siaplah berhadapan dengan hukum sebagai pelaku kriminal. Orang lain yang punya duit, silahkan untuk mengambil makanan sepuasnya asal siap bayar parkir. Jika tidak ada orang yang datang, pengelola restoran pun sibuk mencari orang yang mau datang mengambil makanan yang tersedia di dalamnya. Para karyawan restoran harap mengerti bahwa mereka hanya bertugas untuk mengangkut makanan itu dengan upah buruh angkut.

Tidak bisakah kita mengelola semua itu tanpa menunggu investor dari Thailand, Singapura, Malaysia, USA, Canada, Australia, Jerman, Perancis, dan seterusnya? Seandainya barang-barang ini diolah terlebih dahulu, dan dalam mengolahnya diperlukan teknologi tertentu, saya yakin kita masih bisa, apalagi barang-barang yang hanya tinggal diangkut. Ah saya harus berkata apa lagi? Hati manusia memang bermacam-macam bentuk dan tujuannya meskipun pada akhirnya semua kita sama, berakhir dengan jasad kaku dan menjadi mangsa cacing dan ulat.

Seandainya orang-orang yang memegang kebijakan itu mau merenungi barang sejenak. Kepentingan apakah yang lebih baik dalam kehidupan bermasyarakat selain bahwa setiap orang merasa nyaman, kebutuhannya tercukupi, semua bisa tersenyum, sebelum gilirannya tiba menghuni rumah panjang dua meter lebar satu meter. Entah kenapa orang-orang ini lebih senang terpedaya dengan angka-angka di atas kertas yang pada hakikatnya tidak berarti apa-apa.

Lalu, seandainya sebatas itu saja, mungkin saya pun tidak perlu mengeluarkan uneg-uneg dan cemoohan ini. Karena dampak yang diakibatkannya tidak semata menimpa mereka yang hanya tahu angkut, tidak sebatas sopir-sopir truk yang hanya berpikir penting dapat duit, jangan tanya impian pengusaha dan anak bininya, maka kita harus menyampaikan sesuatu. Kita harus tetap membangun kesadaran bahwa sehebat apa pun manusia, hukum alam tidak pernah bisa terlawan.

Memang, hingga kini kita belum melihat kesombongan manusia Indonesia terhadap alam sudah mencapai puncak, tetapi dari hari ke hari kita bisa melihat sikap sombong dan angkuh sehingga meremehkan hukum alam ini. Kita juga sudah bisa menyaksikan bagaimana lemahnya kita menghadapi semua itu. Jika Anda tidak percaya, lakukanlah terus semua kebodohan ini, berdoalah mendapat usia panjang sehingga Anda bisa menyaksikan apa yang akan terjadi kemudian hari.

Tags: , , ,

Post a Comment


To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word


Personal Blogs

cool hit counter

Free PageRank Checker