Aman ngeBlog _mestinya_ ngeBlog Aman *** Peace is Worth Everything We Pay.

Indowebmaker Web Design

Archive for the ‘Ocehan’ Category

Kesal.. Kesal.. Kesal.. Indosat Gratis Saja!

Sunday, 12 July 2009 | 435 views

Ah.. tak tahu lagi aku bagaimana menggambarkannya. Kesal.. hari ini benar-benar memuncaki minggu terakhir. Tinggal satu jengkal lagi udah pecah-belah laptop ini. Ampun.. ampun.. tidak ada satu pun pekerjaanku yang selesai selama seminggu ini kecuali upload foto-foto itu. Wajahku taknyaman. Aku sendiri bisa merasakannya. Peyot. Kadang menggelembung sebelah kiri, kadang menggelembung sebelah kanan. Kalau aku nyumpah-nyumpah, memang itu takbaik. Tapi, mau apa lagi, daripada kulempar orang-orang yang lewat, sementara mereka tidak tahu apa kisahnya. Sepele sekali. Koneksi internet tidak ada yang beres. Seminggu woi seminggu…

Baca selengkapnya »

Tags: , , , ,

Sontoloyo, Kamu!

Thursday, 22 February 2007 | 512 views

Hahaha.. Aku ngakak mendengar ungkapan ini yang keluar dari seorang menteri yang sedang marah dan mimik muka merah. Kabarnya, kejadian ini terjadi di Pontianak. Para mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bertemu dengan Sang Menteri. Dalam pertemuan itu, Sang Menteri marah karena merasa dituduh korupsi. Padahal Sang Menteri ini merupakan salah seorang pendiri PMII juga.

Baca selengkapnya »

ccTLD-ID Lagi

Saturday, 10 February 2007 | 1,267 views

Sial banggat aku hari ini. Bangun pagi-pagi terus buka internet dan lihat ternyata domain-domain or.id yang kemarin aku daftarin ditolak lagi. Padahal kemarin aja daftarnya susah bangat. Bisa kamu bayangin deh, setelah daftar domain harus upload dokumen yang disyaratkan. Nah pada waktu upload domain or.id itu aku kebingungan. Pasalnya, jenis-jenis dokumen yang bisa dijadikan bukti sebagaimana syarat itu beragam bentuknya. Namun ketika kamu membuat dokumen di situs depkominfo itu, adanya hanya list toolbox yang artinya hanya satu pilihan dari sekian banyak jenis itu.
Baca selengkapnya »

Taqarrub Ilallah Ujungnya Spart-part!

Tuesday, 21 June 2005 | 2,563 views

Hari ini aku iseng bangat mengintip orang. Pasalnya orang ini senang datang ke rumahku sekedar chatting tanpa babibu dan gratis pula. Pernah dia coba melakukan pendekatan denganku.. tapi aku sudah tau ini adalah pertemanan yang tak ikhlas. Aku paling tidak suka! Jangan harap aku akan menghiraukannya. Ini warnet, semua teman bermain gratis. Tapi real teman.. yang ikhlas dalam berteman.. punya hati.. simpati.. empati.. dan ti ti lainnya. Bukan hanya orang yang datang lalu duduk chatting kemudian pulang tanpa salam.. bukan manusia yang hanya ada maunya macam itu.
Baca selengkapnya »

Duh!

Sunday, 29 May 2005 | 683 views

Sudah hampir sebulan lebih tidak aktif posting tulisan. Ngapain yaa? bingung apa yang mau ditulis. Bisanya cuman berceloteh saja. Bla bla bla.. mau update situs ini dulu tapi juga masih tak sempat-sempatnya. Mau belajar bahasa china, eh mandeg di tengah jalan. Bahasa Jerman sudah masuk kotak. Apa lagi ya? Bobo aja!! memang itu hobi lama. Tak usah direncanakan juga ya bobo terus.. hahaha sableng juga ah..[@more@]
Lha terus ngapain? ada usul ngga sih? Musim semi telah tiba di Cairo. Itu artinya sebentar lagi ulang tahun. Tapi katanya bid’ah untuk dirayain, benar ngga sih? Tak urus ah.. Bulan sekarang sudah masuk bulannya Gemini. Pesan zodiak di detik bilang kepadaku jangan malas! Nah lo, kok detik bisa tahu kalau aku sedang malas-malasnya. Ngga boleh percaya!! gimana? jelas kenyataannya begitu. Apa salah aku dengerin nasihat horoscop ya. Duh, makin bingung aja kalau sudah bingung dengerin omongan orang ah. Yang penting sekarang bagaimana bahasa Jermannya lancar, bahasa Chinanya bisa jalan, server gentoonya nyes, TAnya lancar, duit cukup, badan sehat, dan tersenyum ceria.

Ngomong-ngomong ada yang punya software pelajaran bahasa jerman dan bahasa china ngga sih. Bantu aku dong!! Sebenarnya ini semangat kuat tenaga kurang kali ya.. mau aja terus tapi tak bisa-bisa. Duh! Ntar ah, yang penting ada kemauan dulu.

Negri Buram

Saturday, 21 May 2005 | 858 views

Tenang aja pak, tidak usah takut. Paling-paling kalau tertangkap cuman dihukum 5 tahun aja kok. Itu pun baru ancaman loh bukan putusan yang mengikat. Coba bapak pikirkan, apa bedanya sih 5 tahun–atau bahkan 10 tahun juga–dengan masa sekolah saya di sini. Sudah 10 tahun di sini betul-betul tidak terasa, tapi apa keuntungan yang saya dapatkan?! Makanya pak, kalau ada kesempatan nilep duit negara ya tilep aja.. banyak orang juga berpikiran sama hanya kesempatannya saja yang berbeda.[@more@]
Begitulah ilustrasiku hari ini tentang Negri Buram. Disebut punya bentuk sih iya.. tapi bentuk yang seperti apa? banyak orang juga akan bingung menjelaskannya. Pancasila cuman hapalan SD dan nyanyian upacara. Retorika kebajikan dan moral tak henti-hentinya berdenyut di setiap sendi. Andai berupa kertas-kertas tertulis, bisa jadi sudah mencapai ketinggian langit. Tapi kebajikan dan moral hanyalah jualan yang paling laku untuk membeli suara dan suara-suara itulah yang mengangkat kedudukan seseorang. Layaknya barang dagangan yang lain, setelah terbeli memang tak ada urusannya lagi dengan penjual. Mau dibuang, mau diinjak-injak, mau dijadikan poster dan spanduk, mau dijadikan wallpaper, atau mau dijadikan barang antik dalam lemari kaca. Terserah..!!

Negri Buram ini hanya berupa sketsa dasar yang bisa berubah-ubah sesuai dengan siapa yang menanganinya. Tidak jauh berbeda dengan bentuk manusia-manusia dalam mengkondisikan keimanannya. Ada yang merasa Tuhannya hidup dalam dirinya sehingga mengaku Tuhan. Ada yang meyakini Tuhannya di dalam dirinya sehingga merasa menjadi orang yang paling berwenang dalam menentukan keyakinan dan kemauan orang lain, memvonis pendapat, menetapkan tersangka agama, bahkan melegalkan darah. Ada yang mengkondisikan Tuhannya sebagai Maha Pengampun sehingga dengan jumawa tampil ke depan umum merampok, merampas, dan mencuri hak orang lain. Dan sebagainya dan sebagainya.

Saking buramnya negri ini hingga kita sendiri tidak tahu pasti entah seperti apa bentuknya yang sebenarnya. Seperti lingkaran hutan kah? Tidak persis juga. Di Hutan sudah jelas siapa kuat dia menang, siapa licik dia tokoh. Negri ini? Memang ada persisnya juga seperti itu tapi lagi-lagi tidak pasti.. sketsanya Buram! Seperti lingkaran Bermuda? Persis juga, ada pengusaha, ada penguasa dan ada preman. Seperti lingkaran setan? mungkin iya pada sisi sama-sama buram. Kita tidak tahu lingkaran setan itu seperti apa. Dan buramnya negri ini juga seperti itu, kita tidak tahu persis. Tapi Negri ini masih ada garis-garis sketsa. Itu bedanya. Mungkin yang paling buruk, negri ini memang sengaja buram karena setan-setan sedang berubah wujud dalam bentuknya seperti sekarang. Sehingga sengaja untuk membuat kita semakin bingung dengan buramnya negri ini sama bingungnya dengan kita ketika melihat buramnya wajah-wajah itu, apakah manusia ataukah setan?! Bingung dan juga menakutkan.

Mungkin ini baru awal penampakan..!


Personal Blogs

cool hit counter

Free PageRank Checker