Aman ngeBlog _mestinya_ ngeBlog Aman *** Peace is Worth Everything We Pay.

Indowebmaker Web Design

Archive for the ‘Dunia Seni Budaya’ Category

PENELITIAN BUDAYA DAYAK atau PENINDASAN BUDAYA DAYAK? (Tanggapan Atas Buku Terbitan LIPI)

Wednesday, 2 March 2005 | 6,497 views

Oleh: Marko Mahin*

“Kami menghormati adat, budaya dan keyakinan yang mungkin berbeda dengan Dayak. Kami berharap pula penghargaan serupa bisa kami dapatkan. Tentu saja kami senang jika setiap suku bangsa di Indonesia ini mencintai leluhurnya masing-masing.”

(Nila Riwut, Harian Suara Pembaruan tanggal 31 Januari 2005).

I. PENDAHULUAN

Pada tanggal 18 Desember 2004, ketika sedang sibuk-sibuknya menangani acara Art’ Suku Kencan Budaya Nusantara di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dari petugas resepsionis hotel Alia tempat saya menginap saya tas plastik yang katanya dititipkan untuk saya. Tas plastik, yang berisi beberapa buku tentang Dayak dan Kalimantan, itu berasal dari Akiko Morisitha mahasiswa S3 Kyoto University-Jepang yang sedang melakukan penelitian di Kalimantan. Semua buku itu terbitan Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan-Lembaga Penelitian Indonesia (PMB-LIPI).
Baca selengkapnya »

Tags: , , , , , , , , , ,

BISAKAH KITA MENOLONG DIRI SENDIRI? [1] (tanggapan Pak Heru Atomojo)

Sunday, 11 July 2004 | 728 views

Pengantar:
Heru Atmodjo, mantan Letkol kepala Dinas Rahasia AURI pada zaman Pemerintahan Soekarno, mendekap beberapa tahun di penjara Orde Baru dan menjadi salah seorang anggota Delegasi Indonesia ke sidang Komisi HAM PBB untuk memaparkan masalah HAM di Indonesia terutama yang menjadi korban Tragedi Nasional September 1965. Ia termasuk teman seperjuangan Tjilik Riwut di AURI.

JJK
Bung Kusni tercinta,

Tolong kami diberi penjelasan: Apa yang dimaksud dengan SUBUD dalam konteks dialog ini? Apa ada hubungannya dengan SUBUD dari Paguyubannya SUBUD di Jakrta?

Kalau sekarang kita terbang di atas Kalimantan, dan melihat ke bawah rasa hatiku tercabik-cabik.
Baca selengkapnya »

Tags: , , , , ,

Catatan Seorang Klayaban: Guru dan Murid

Sunday, 11 July 2004 | 797 views

Pada tanggal 09 Juli 2004, Harian Kompas, Jakarta, menurunkan sebuah berita berjudul "Pihak Asing Campuri Pemilihan Presiden" dalam mana dikemekukakan pendapat Kwik Kian Gie tentang suatu sikap mental yang tercermin melalui hubungan antara guru dan murid. Secara khusus dalam hal ini hubungan antara mantan para mahasiswa William Liddle dengan sang profesor yaitu William Liddle setelah mereka usai belajar dan pulang ke Indonesia.

“Fungsionaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini menyayangkan sikap pengamat Indonesia yang seolah menempatkan diri menjadi asisten bagi pengamat asing. Padahal, wawasan maupun pengetahuan mereka tentang Indonesia lebih utuh daripada pengamat asing.” Baca selengkapnya »

Tags: , , , , ,


Personal Blogs

cool hit counter

Free PageRank Checker